Assalamualaikum,Selamat Pagi!!
Kali Ini saya akan membagikan Tentang Routing Static 3 mikrotik!!
PENGERTIAN
Routing static adalah bentuk routing yang yang terjadi ketika router
menggunakan routing yang manual-dikonfigurasi, bukan informasi dari lalu
lintas routing dinamis. Dalam banyak kasus, rute statis secara manual
dikonfigurasi oleh administrator jaringan dengan menambahkan entri ke
dalam tabel routing , meskipun ini mungkin tidak selalu menjadi kasus.
Tidak seperti routing dinamis , rute statis tetap dan tidak berubah jika
jaringan berubah atau ulang. Routing statis dan routing dinamis tidak
saling eksklusif. Kedua routing dinamis dan routing statis biasanya
digunakan pada router untuk memaksimalkan efisiensi routing yang dan
untuk memberikan backup dalam hal informasi routing dinamis gagal untuk
ditukar. Routing statis juga dapat digunakan dalam jaringan stub , atau
untuk memberikan gerbang terakhir.
LATAR BELAKANG
Saya sudah mencoba routing static 2 mikrotik dan Saya ingin mencoba Routing static 3 mikrotik agar dapa di terapkan di Sekolahan.
MAKSUT DAN TUJUAN
mencoba routing static agar dapan menghubungkan ruang lain dengan mudah.
ALAT DAN BAHAN
3 Mikrotik
5 kabel utp
Aliran Listik
WAKTU PELAKSANAAN
1 jam
TAHAP PELAKSANAAN
Configurasi Mikrotik A
Pertama kita bikin terlebih dahulu topologi nya.
lalu kita buat ip sesuai dengan topologi yang telah di buat.
lalu kita ke menu IP==>Routes
dan isikan:
Dst: ip network dari mikrotik A yang mengarah ke client.
Gateway: ip eth yang terhubung dari mikrotik B ke A
Kemudian kita buat lagi
Dst: ip network client milik router C
Gateway: ip eth yang terhubung dari mikrotik C ke A
jika sudah semua maka akan tampil seperti ini.
jangan lupa buat DHCP Server nya.
Configurasi Mikrotik B
Pertama kita buat terlebih dahulu ip nya sesuai dengan topologi
lalu di sini isikan:
Dst:IP network client mikrotik A eth 2
gateway: ip eth yang terhubung dengan Mikrotik A ke B
kemudian isikan juga:
Dst:IP network client mikrotik A eth3
gateway: ip eth yang terhubung dengan Mikrotik A ke B
lalu isikan juga:
Dst:IP network client mikrotik A eth 4
gateway: ip eth yang terhubung dengan Mikrotik A ke B
Dst:IP network client mikrotik C eth 2
gateway: ip eth yang terhubung dengan Mikrotik A ke B
jika sudah selesai maka akan tampil seperti ini.
Dan jangan lupa buat juga DHCP Servernya agar client dapat terhubung.
Configurasi Mikrotik C
Pertama kita buat terlebih dahulu ip nya sesuai dengan topologi
lalu di sini isikan:
Dst:IP network client mikrotik A eth 4
gateway: ip eth yang terhubung dengan Mikrotik A ke C
lalu di sini isikan:
Dst:IP network client mikrotik A eth 3
gateway: ip eth yang terhubung dengan Mikrotik A ke C
lalu di sini isikan:
Dst:IP network client mikrotik A eth 2
gateway: ip eth yang terhubung dengan Mikrotik A ke C
lalu di sini isikan:
Dst:IP network client mikrotik A eth 1
gateway: ip eth yang terhubung dengan Mikrotik A ke C
lalu di sini isikan:
Dst:IP network client mikrotik A eth 2
gateway: ip eth yang terhubung dengan Mikrotik A ke C
jika sudah maka akan tampil seperti gambar di bawah.
Dan jangan lupa buat juga DHCP server nya agar dapat terhubung client nya.
Tahap Uji Coba
Mikrotik A Ping ke Mikrotik B Client dan Gateway nya.
Mikrotik A ping ke Mikrotik C Clinet dan Gateway nya.
Mikrotik B ping ke Mikrotik A Clinet dan Gateway nya.
Mikrotik B ping ke Mikrotik C Clinet dan Gateway nya.
Mikrotik C ping ke Mikrotik A Clinet dan Gateway nya.
Mikrotik C ping ke Mikrotik B Clinet dan Gateway nya.
Jika TTL semua Bereti sudah berhasil dan Routing statik pun Selesai.
KESIMPULAN
Routing Static adalah salah satu cara untuk menghubungkan mikrotik 1 ke mikrotik lain nya. dengan ketelitian besar karena 3 mikrotik memiliki perbedaan sedikit dengan routing 2 mikrotik.
REFERENSI
http://www.faiz16f.io/2017/01/topologi-sederhana-konfigurasi-routing.html
Jangan ragu ragu bertanya
EmoticonEmoticon